Menyongsong Seperempat Abad Hidupku
“Ya … kamu tuh tahun ni bakal berusia seperempat abad, 25 tahun … ya”
sontak Aku kaget dan tersadar. Seandainya, Mira, dearku tidak mengatakan itu, aku tak akan pernah ingat bahwa aku hampir memasuki usia seperempat abad.
25 tahun … jujur aku tak pernah merasa setua ini.
dan masih banyak hal, rencana yang belum terwujudkan, dan bahkan yang belum terencanakan dengan baik. arghh … .
Aku harus “berkemas”, dan menata hidupku agar menjadi lebih baik. Sebuah resolusiku di tahun 2008 … catatanku untuk masa depanku … sebuah awal untuk seperempat hidupku yang lain.
--------------------- daniel sahuleka - i adore you
Posted in me, myself and i | Tags: 25 tahun, planning, seperempat abad, wishes
7 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL










Menurutku si hidup njenengan sudah terarah kang, nikah pun sudah siap dengan sedikit keberanian
Memang sih di umur yang sekarang harus sudah memikirkan untuk ‘hal-hal yang sering dipikirkan orang dewasa’ kaya nikah, mo tinggal dimana, mo punya anak berapa… kwkwkkw
Comment on January 9, 2008 @ 9:35 am
Ganbatte
Comment on January 12, 2008 @ 4:13 pm
25 … mendengarnya cukup menyeramkan, 2 tahun lagi buat aku …
But life must go on, semoga di tahun 25 ini semua yang terencanakan bakal cepet tercapai …
Comment on January 14, 2008 @ 6:46 pm
menk, Anda lebih (maap) tua dari saya? Baiklah mas timenk, tetaplah berpegangan pada apa yang telah Rasul ajarkan kepada manusia. Rata-rata umur manusia sekarang 60-70, berarti secara statistik kita udah berada di sepertiga hidup awal. mulai introspeksi mas, apa yg sudah dan apa yg akan menjadi langkah selanjutnya. makin terjadwal Insya Allah makin menggugah hati dan gerak kita untuk mengimplementasikannya. Kita bersaudara, apapun itu, saya akan mendukung Anda. sms nya ke mana mas? (reg spasi timenk?)
Comment on January 15, 2008 @ 5:58 pm
AKu kira menyongsong seperm* hahahhaha
tetapi isinya pun mengarah ke itu.
Menikahlah segera sebelum dia di nikahi.. hahahha
Comment on January 21, 2008 @ 1:26 pm
ahh … tak sekedar menyongsng lagi …
Comment on October 28, 2008 @ 10:17 am
yup, a new day has come Dear…
Comment on October 29, 2008 @ 1:27 am